Posted by: omcivics | September 19, 2009

Menentukan 1 Syawal 1430H dari Stellarium

“Puasalah kalian karena ru’yatnya dan berbukalah (idul fithri) karena
rukyatnya, jika tertutup (awan) sempurnakanlah hitungan itu” (HSR
Muslim dari Abu Hurairah)

Apakah yang dimaksud rukyat, apakah melazimkan basyariah haqiqiah
(mata manusia) atau boleh dengan rukyat maknawiyah (dengan
hitung-hitungan astronomi), diserahkan masing-masing memaknainya.

Indonesia dan Thailand lebih memilih rukyat syariat yaitu seperti halnya pada zaman Rasulullah, dalam hadits tersebut apabila tertutup awan maka kita bisa menggenapkan hitungan menjadi 30 hari. Bulan puasa adalah bulan syar’i sesuai hadits yang bermakna “Puasa itu adalah hari kalian berpuasa, Idul Fitri itu hari kalian beridul Fitri dan Idul Adha itu adalah hari kalian menyembelih (hewan kurban)” (HR at-Tirmidzi dari Abu Hurairah beliau berkata hasan gharib dan disebutkan al-Albani dalam Silsilah Hadits Shahih) dalam lafadz yang lain dari ‘Aisyah “Idul Fitri itu adalah hari di mana orang-orang berIdul Fitri, Idul Adha adalah hari di mana orang-orang menyembelih (kurban)” (HR at-Tirmidzi dan beliau berkata hasan gharib shahih min hadza al-wajhi, Al-Albani menyebutkan dalam Shahih at-Tirmidzi)

Berdasar teks hadits tersebut, sebagian ulama menyatakan bahwa bagi
seorang yang melihat hilal sendirian berbeda dengan mayoritas kaum
muslimin setempat atau pemimpin karena melihat hilal ditolak hakim (qadhi) maka bagi dia harus mengikuti mayoritas atau pemimpin dan tidak boleh mengamalkan rukyatnya sendirian.

Salah satu software open source untuk menentukan 1 Syawal 1430H dari Setellarium (hanya sebuah simulasi saja). Silahkan ikuti langkah di bawah ini:

  1. Download stellarium sesuai dengan platform OS anda
  2. Install pada komputer anda
  3. Tentukan letak astronomi daerah anda contohnya Thailand seperti di daerah Bangkok adalah Longitude 100.5 BT dan Latitude 13.73 LU bisa dicari daerah lain di sini
  4. Tekan F6 atau arahkan mouse anda pada setting disamping kiri pada location windows.  Settinglah location sesuai keinginan anda, saya menggunakan Bangkok saja lah….
    stellarium1
  5. Tekan F5 atau arahkan mouse anda ke setting kiri untuk melihat date/time window. Setting kira-kira saat magrib di daerah tadi. Pada tampilan di bawah adalah real time komputer anda
    stellarium2
  6. Tekan F4 untuk menset option and viewing window atau arahkan mouse anda ke arah kiri. Check semua chelestial spare untuk mempermudah view kita pada markings dan gunakan view lanscape = ocean, walaupun di Bangkok bukan di pantai tapi kita bisa gunakan ini.
    stellarium3
  7. Tekan F3 atau search window dan ketik moon untuk bahasa Inggris dan tekan enter (Bahasa Indonesia juga sudah ada, tapi bahasa Sunda belum ada). Untuk mempermudah buka lah window time/date dengan cara menekan F5 dan gerakan waktu untuk melihat posisi bulan pada saat magrib.
    stellarium4
  8. Ternyata bulan telah terlihat tetapi masih dibawah 5 derajat. Silahkan rubah tanggal dan jam untuk melihat berapa tinggi hilal yang terlihat. Masih ada perbedaan pendapat antara berapa derajatkah masuk bulan baru tersebut.

Maaf ini hanya simulasi melihat hilal, tidak bisa dijadikan patokan untuk menentukan 1 Syawal 1430H, apakah tanggal 20 atau 21 September 2009.


Responses

  1. Suatu ilmu ini tapi saya masih belum paham benar..
    sebentar lagi bulan ramadhan mohon ma’af lahir pak


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories