Posted by: omcivics | October 30, 2008

80 Tahun Sumpah Pemuda

From wikipedia”Gunakanlah yang lima sebelum datangnya lima perkara: usia mudamu sebelum datang usia tuamu, sehatmu sebelum datang sakitmu, kayamu sebelum miskin, hidupmu sebelum matimu, dan kelapanganmu sebelum sibukmu.” (Hadits Rasulullah SAW).

80 tahun bukan waktu yang dekat untuk membangkitkan kembali nilai-nilai sumpah pemuda 28 Oktober 1928 yang lalu. Kesadaran para pemuda akan pentingnya nasionalisme sudah terpatri dalam dirinya sejak Indonesia ada. Kaum terpelajar hasil dari politik etis-pun memiliki kesadaran berbangsa Indonesia yang tinggi. Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) telah memberikan sumbangan yang besar untuk mengingat bangsa Indonesia pentingnya nasionalisme. Masihkah nilai-nilai tersebut masih menjadi culture heritage bagi para pemuda saat ini?

Pendidikan akan menyadarkan bangsa Indonesia akan pentingnya rasa kebangsaan, rasa persatuan dan rasa nasionalisme ke-Indonesiaan. Meskipun kaum terpelajar ketika sebelum kemerdekaan hanya dirasakan oleh kaum bangsawan, tetapi mereka tetap memiliki perhatian yang besar terhadap bangsanya. Sangat malu sekali kaum pemuda saat ini apabila tidak memperhatikan nasib bangsanya sendiri, sementara dirinya berasal dari masyarakat kelas bawah.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, para cerdik pandai ketika itu bersatu dan mengumandangkan satu tanah air, bangsa dan bahasa Indonesia.

PERTAMA,
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH INDONESIA.
KEDOEA,
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA.
KETIGA,
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA.

Memang tidak mudah untuk mempersatukan bangsa ini dari perpecahan, pemuda waktu itu sampai mengadakan kongres ke-2 kalinya baru berhasil merumuskan nilai-nilai persatuan. Rasa kedaerahan yang tinggi sebagai tantangan bangsa Indonesia untuk bersatu. Tetapi tahun 1928 para pemuda berhasil mempersatukan rasa kedaerahan di bawah bendera Merah Putih Indonesia Raya.

Sejarah pun telah mencatat, sumbangan kaum pemuda sangat besar untuk membuat sebuah perubahan di bumi pertiwi ini. Peristiwa Kebangkitan Nasional 1908, sumpah pemuda 1928, kemerdekaan Republik Indonesia, perubahan kondisi politik tahun 1966 dan reformasi 1998 yang lalu. Para pimpinan strategis daerah pun sekarang sudah ditempati para pemuda. Mari para pemuda kita ambil tongkat perjuangan bangsa ini untuk melanjutkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, berdaulat, adil dan makmur. Apa yang bisa anda lakukan wahai pemuda untuk bangsa ini?

John F Kennedy ” Ask Not What Your Country Can Do For You but Ask What You Can Do For Your Country” (20 Januari 1961)

reference: wikipedia dan berbagai sumber.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories