Posted by: omcivics | August 13, 2008

Demokratisasi di Negara Monarchi

Negara dengan sistem pemerintahan republik identik dengan negara yang demokrasi. Negara demokrasi dalam kenyataannya belum tentu demokratis. Negara demokrasi yang diagung-agungkan seperti Amerika Serikat ternyata tidak demokratis, kita bisa melihat bagaimana kampanye calon presiden AS tahun 2009 antara Barack Obama dan Mc Cain dengan perang media. Mereka saling menjatuhkan pihak lawan dengan video yang kurang enak dilihat.
Thailand sebagai negara Monarchi Konstitusi telah menanamkan demokratisasi pada rakyatnya. Peringatan Queen Sirikit Birthday yang ke-78 pada tanggal 12 Agustus 2008 mencerminkan bagaimana sikap kedewasaan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat. Walaupun PAD (People’s Aliance for Democracy) telah berdemonstrasi untuk menurunkan rezim Samak yang sedang berkuasa berlangsung 3 bulan. Tetapi mereka masih loyal terhadap kerajaan. Tadi malam, peringatan Ulang Tahun Ratu Sirikit yang ke-78 diperingati oleh dua kubu yang hanya dibatasi oleh sebuah jalan Sri Ayuthaya dan dibatasi oleh beberapa polisi saja

Peringatan ulang tahun ratu Sirikit oleh kubu Samak (perdana menteri yang sedang memerintah) diikuti oleh penduduk Bangkok di depan Shrine Hall Suan Amporn daerah Statue Raja Chulalongkorn yang dimeriahkan oleh Bazaar. Puncak acara doanya pukul 19.30 waktu setempat yang direlay oleh beberapa stasiun tv seperti channel 3, 5, 7, 11, dan MCOT.

Sedangkan kubu PAD dibawah pimpinan Sondhi dan Chamlong (mantan gubernur Bangkok) dimulai sekitar pukul 20.00 dengan orasinya di depan pendukungnya yang hanya di relay oleh tv cabel News1 dan ASTV. Setelah berdoa untuk ulang tahun Ratu Sirikit diakhiri dengan pesta kembang api ketika kubu Samak sedang bernyanyi ria.

Penduduk Bangkok pun tidak ada rasa takut ke mana mereka akan menghadiri ulang tahun ratunya. Mereka diberikan dua pilihan apakah ikut kubu Samak atau Kubu PAD, tetapi ada juga ikut kedua-duanya. Kubu PAD ditandai dengan ikat kepala kain kuning dan membawa bendera warna biru ternyata banyak ditemukan di kubu Samak. Kapan Indonesia bisa seperti ini? tidak ada kerusuhan ketika berdemonstrasi?

references:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories